The Hunger Games Synopsis : Great Lessons and Learning From Katniss Everdeen.
kulonprogo.org

Sinopsis The Hunger Games : Pelajaran Berharga Dari Katniss?

Pada kesempatan ini saya akan memberikan sebuah sinopsis dari film tersebut dan mengambil pelajaran berharga dari sifat kepahlawanan dan karakter dari Katniss Everdeen (diperankan oleh Jennifer Lawrence).
Saya sangat menyukai film ini karena secara pribadi saya menemukan banyak sekali sifat dan karakter dari seorang sosok Katniss yang bisa memberikan pelajaran yang luar biasa bagi para penonton. Saya sendiri pun sampai bertanya-tanya "adakah sosok seperti Katniss di jaman sekarang ini?"

Saya tidak peduli walau harus berpuluh-puluh kali melihat dan melihat film ini hanya untuk membuat sebuah synopsis (ringkasan cerita) sekaligus untuk mengambil pelajaran yang berharga dari film ini terutama sosok Katniss. Dan saya juga tidak peduli bagaimana dan seperti apa kehidupan yang sesungguhnya (realita kehidupan) dari Jennifer Lawrence, karena yang saya bicarakan disini adalah sosok peran Katniss yang ada di film tersebut bukan Jennifer.

Isi Pakta Kesepakatan :

Sebagai penebusan akan pemberontakan mereka, setiap distrik harus mengajukan satu pemuda dan wanita diantara usia 12-18 saat acara "Penuaian"
Para Tribut ini harus diberikan untuk dirawat Capitol
Dan mereka akan dibawa ke arena umum dimana mereka bertarung sampai mati sampai tersisa satu pemenang.
Sekarang dan seterusnya acara ini akan dikenal sebagai The Hunger Games

THE HUNGER GAMES

Film The Hunger Games Ini berlatar belakang di Panem suatu wilayah di Amerika Utara, yang merupakan sebuah permainan dengan mempertaruhkan nyawa bagi para pesertanya karena akan diambil seorang pemenang saja, itu berarti setiap peserta harus siap membunuh atau terbunuh di dalamnya.

The Hunger Games digelar setiap tahunnya oleh Capitol (pemerintahan yang sah) untuk memperingati dan mengenang adanya peristiwa pengkhianatan yang dilakukan oleh semua distrik (total ada 12 distrik).

Dalam pengkhianatan tersebut, telah menimbulkan ribuan korban jiwa yang tidak berdosa, baik dari anak kecil sampai dengan orang tua, laki laki dan perempuan. Anak anak harus kehilangan ayah dan bundanya, ayah harus kehilangan anak, istri dan keluarganya; istri harus kehilangan suami juga orang tua dan anak-anaknya. Dan itulah masa yang paling mengerikan di negeri mereka.

Capitol menyadari betapa mengerikan dan kejinya sebuah pembantaian yang telah menelan ribuan korban tersebut, sehingga dikeluarkan sebuah dekrit yang berisi bahwa capitol mengampuni segala pengkhianatan dari masing masing distrik tersebut, dengan syarat setiap distrik harus mengajukan satu pemuda dan wanita yang berusia anatara 12-18 tahun pada saat acara "Penuaian".

Dan mereka akan dibawa ke arena umum dimana mereka harus bertarung sampai mati sampai tersisa satu pemenang, yang di kemudian hari acara itu disebut dan dikenang sebagai The Hunger Games.

The Hunger Games dianggap sebagai bagian dari sejarah yang menyakitkan, dan inilah sebagai upaya untuk memperbaiki segalanya.

Sekilas rahasia tersebut tampaknya hanya kecil tetapi pada akhirnya membuat gusar dan marah besar dari diri Katniss serta dia mempunyai pandangan dan perasaan baru tentang diri Peeta. Dari pertanyaan yang diajukan oleh Caesar tersebut

Apakah Dia mempunyai gadis yang dicintainya dari daerah asalnya, Dia akhirnya menjawab Ya.. sebenarnya ada gadis yang telah membuat dirinya jatuh cinta, namun sayangnya gadis tersebut tidak pernah mengetahuinya bahkan sampai hari penuaian ini.

Lebih lanjut baca di kulonprogo.org

Loading more stuff…

Hmm…it looks like things are taking a while to load. Try again?

Loading videos…