Documentary film

BANDUNG, itb.ac.id- Pasar Seni ITB kembali hadir tahun ini pada Minggu (10/10/10). Acara ini akan berlangsung selama 10 jam mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB. Dengan mengambil tema "Sesuatu yang Terlupakan", perhelatan ini akan menghadirkan sekitar 200 stand karya seni, lebih dari 70 pedagang kuliner Indonesia serta berbagai wahana unik kreasi mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas yang ada di ITB.

Berbagai wahana unik yang meramaikan gelaran Pasar Seni ITB mulai dari zona tanpa sinyal hingga air doa bisa ditemui di 8 titik yang menjadi lokasi pasar seni. Wahana Menara Jamming di zona No Network Coverage. Di sini pengunjung akan kehilangan sinyal telepon seluler mereka. Area ini merupakan karya mahasiswa Seni Rupa dan Teknik Elektro ITB.

Mahasiswa Teknik Mesin ITB mewujudkan kreasinya dalam Wahana Tamasamasya. Wahana ini menghasilkan Kamar Vibrator dan Lorong Ilusi Waktu. "Kamar Vibrator itu semacam simulasi gempa. Seperti apa kamar vibrator, datang saja ke pasar seni. Suprise hanya untuk pengunjung," ujar juru bicara panitia Pasar Seni ITB Maharani Mancanegara.

Ada pula Bamboo Beat yang akan menyatukan permainan musik angklung dengan digital komputer buah pikir dari mahasiswa Teknik Informatika ITB. Dalam zona seni tradisi, mahasiswa dan petani serta Dosen Teknik Kimia Mubyar Purwasasmita berupaya menanam padi di dalam pot kantong plastik. Kemudian kreasi bersama mahasiswa berbagai program studi di Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB hadir dalam Wahana Neraka dan Museum Masa Depan.

Wahana Air Doa menjadi salah satu hal yang menarik. Wahana ini banyak melibatkan mahasiswa dari jurusan Kimia, Biologi, Mikrobiologi, Teknik Lingkungan, Geodesi, Mesin, dan Teknik Kimia. Air tersebut berasal dari titik-titik air yang ada di Bandung dan telah didoakan oleh warga. Pengunjung bisa menikmatinya langsung di Pasar Seni ITB 2010.

Selain itu, Jalan Ganesha depan kampus ITB saat ini disulap menjadi jalan seni. Menurut Ketua Panitia Pasar Seni dari kalangan dosen Tisna Sanjaya, jalanan menjadi ruang alternatif pengganti galeri untuk memajang karya seni. "Jalanan sebagai aset masyarakat yang sering terlupakan akan mendapatkan kegairahan baru," ujarnya.

"Pasar seni ITB ke 10, pada 10-10-10, di ITB jalan Ganesha No. 10 dan hanya berlangsung 10 jam saja. Datang tahun ini atau silahkan tunggu 4, 5,bahkan 6 tahun lagi," kata Maharani. Jalan Seni akan menampilkan 50 karya seniman yang berasal dari Bandung, Jakarta, Bali, Malaysia, Amerika Serikat, dan Jerman, tambahnya.

___________________________________________

shot and edited by Febian Nurrahman Saktinegara

j vimeo.com/15760988

Loading more stuff…

Hmm…it looks like things are taking a while to load. Try again?

Loading videos…